Berkumpul dengan keluarga di akhir pekan sambil menikmati buah karya kuliner bisa menjadi kenikmatan dan kebahagian tersendiri. Apalagi jika menu yang terhidang pas dengan suasana, lezat dan menyehatkan seperti berbagai karya kuliner berbahan dasar jamur. Dengan menu semacam itu, tentu selera makan pun menjadi bergelora.
Selain digunakan sebagai jamu, beberapa jenis jamur yang disebut jamur konsumsi sudah dikenal luas sebagai salah satu bahan pangan yang mengandung gizi dan protein yang tinggi. Namun dalam pemanfaatannya, sebagian besar masyarakat masih menggunakan jamur sebagai bahan tambahan saja pada masakan.
Alhasil, jarang ditemui menu-menu yang benar-benar berbahan utama jamur. Namun belakangan, kian meningkatnya kesadaran masyarakat untuk banyak mengonsumsi menu nabati, diversifikasi masakan murni dari jamur pun jadi menjamur. Bahkan ada sejumlah warung yang khusus menyediakan menu dari jamur tiram.
Mereka yang hobi berburu karya kuliner unik, pasti tak asing dengan Rumah Makan Jejamuran di Niron, Pandowoharjo, Sleman, Jogja. Sesuai namanya, warung milik Ratidjo tersebut menyediakan puluhan menu berbahan jamur. Mulai dari pepes jamur, jamur crispy, sup jamur, rendang jamur, sate jamur, tongseng jamur sampai gudeg jamur pun tersedia di sana. Semuanya serba nikmat dan syur.
Sayangnya, lokasi yang cukup jauh dari Kota Bengawan membuat para penggemar jamur tak bisa sering-sering ke sana. Tetapi tak perlu khawatir karena di Kota Solo, tepatnya di Jl Raya Solobaru Permai, selatan SPBU, ada resto yang menyediakan puluhan menu serba jamur. Namanya Cikal Resto. “Di sini, semua masakan berbahan jamur. Jamur yang digunakan kebanyakan jamur tiram, kuping, shiitake dan portabella,” ujar si pemilik Rahmat Suryanto saat ditemui Espos akhir pekan lalu.
Salah satu menu yang amat menggoda yakni jamur crispy. Jamur tiram putih atau yang memiliki nama latin pleurotus ostreatus ini dibalut tepung layaknya ayam goreng resep orisinal Kolonel Sanders, lalu digoreng garing. Rasanya? Gurih, kenyal tapi renyah. Amat nikmat.
Sate jamur juga tak kalah menggoda. Ada dua jenis sate di sana. Sate berbahan jamur kuping mirip sate kambing. Sedangkan sate dari jamur tiram putih mirip sate ayam. Guyuran sambal kacang pun melengkapi sajian sate jamur yang per porsinya dibanderol Rp 6.000 itu. Fantastis.
Selain menu-menu itu, steak jamur, bistik jamur, nasi goreng jamur, pepes jamur, tongseng jamur sampai omelet jamur pun tersedia di warung yang buka dari pukul 09.00 WIB – 22.00 WIB itu. Selain di Cikal Resto, aneka olahan jamaur juga bisa dijajal di Lesehan Taman Berdikari Jl Raya Solo Tawangmangu Mojolaban Km 7 . Rendang jamur dan mix jamur lombok ijo jadi menu unik yang tersedia di sana.
Vegetarian
Jika ingin merasakan sensasi olahan jamur lainnya, Anda juga dapat menelusuri beberapa rumah makan vegetarian. Tak jauh dari Cikal Resto ada Rumah Makan Vegetarian. Di sana juga tersedia beberapa menu dari jamur seperti ayam lada hitam, sup jamur dari jamur merang serta sate jamur. Bedanya, di sana beberapa menu dari jamur sudah olahan pabrik. “Dan sebagian bahannya impor karena di sini tidak tersedia,” ujar pengelola Rumah Makan Vegetarian, Ivam Tedy Borneo.
Di Loving Hut Solo Square, sejumlah menu berbahan jamur juga sangat layak dijajal. Ada menu sweet sour enoki yang terbuat dari bahan jamur enoki lalu disiram saus asam manis, luscious lemongrass dari jamur monyet yang rasanya mirip babat sapi serta prosperity soup yang segar menggairahkan yang terbuat dari bahan jamur moko, shiitake dan enoki. “Karena resto vegetarian, di sini semua menu selain berbahan kedelai memang dari jamur,” terang Manajer Loving Hut Solo, Mery Kurniawan.
Bagi mereka penggila jamur plus bakso, Warung Bakso Jamur di Jl Surya 79 Jagalan, Solo, yang menyediakan bakso plus tambahan suwiran jamur kuping dan jamur tiram bisa jadi sasaran. Sementara di Warung Bakso 73 di Jl Yos Sudarso 296, Solo, jamur kancing tersaji dalam bulatan bakso. Sehingga begitu menggigit sebutir bakso, maka cus… semburat rasa gurih jamur kancing pun pecah. Nikmat. “Harga satu porsi sangat murah, hanya Rp 9.000 saja,” ujar Riana Novianti, pengelola Bakso 73 bernada promosi.
Oleh Fetty Permatasari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar